Permasalahan / 06
Bubuk putih dan bekas putih (efloresensi)
Bubuk putih atau garis putih muncul di permukaan batu, keramik, atau beton.
Poin penting
Serbuk putih atau bekas putih (efloresensi) adalah komponen di dalam material atau mortar yang larut dalam air, terbawa ke permukaan, lalu mengeras. Kami menghilangkannya dengan cara yang tidak merusak material, lalu melakukan perlakuan agar permukaan lebih sulit menyerap air. Air yang datang dari dalam atau dari bagian belakang tidak dapat dihentikan dengan perlakuan permukaan, sehingga terkadang kami menyarankan perbaikan pada titik masuk air secara terpisah.

01
Kemungkinan penyebab
- Kandungan di dalam material atau mortar larut dalam air, terbawa ke permukaan, lalu mengeras
- Air hujan atau air dari tanah masuk melalui nat atau sisi belakang
02
Yang dipastikan di lokasi
- Dari mana air masuk dan dari mana air keluar
- Lokasi dan waktu munculnya bekas putih
- Kondisi nat dan retakan
Kami tidak menentukan penyebab atau kelayakan pengerjaan hanya dari foto.
03
Cara penanganan
- Mengangkat bekas putih dengan cara yang tidak merusak material
- Memberi perlakuan antinoda agar permukaan lebih sulit menyerap air
- Perbaikan nat atau retakan yang menjadi jalan masuk air kami sampaikan secara terpisah
04
Yang tidak dapat dilakukan
- Air yang datang dari bagian dalam atau sisi belakang tidak dapat dihentikan dengan perlakuan antinoda pada permukaan. Kami tidak dapat mengatakan bahwa semua efloresensi akan hilang
05
Sebelum mencoba sendiri
Deterjen asam dapat melarutkan bekas putih, tetapi dapat merusak batu atau nat. Terutama, jangan gunakan pada marmer.
06
Faktor yang memengaruhi biaya dan durasi
Biaya berbeda tergantung cakupan, cara air masuk, dan perlu tidaknya perbaikan.
Survei lokasi dan penawaran harga tidak dipungut biaya. Bila ada biaya, misalnya untuk lokasi yang jauh atau bila diperlukan perancah, aplikator yang menangani akan menyampaikannya terlebih dahulu.